Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis garap gerak dalam Tari Joko Lodro. Permasalahan penelitian difokuskan pada bentuk tari dan garap gerak dengan menggunakan teori bentuk dan teori solah–ebrah yang dikemukakan oleh Slamet MD sebagai landasan analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan koreografi. Pendekatan ini dipilih untuk mengkaji tari sebagai fenomena artistik yang menekankan pada unsur gerak dan proses penggarapannya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Tari Joko Lodro dapat dikenali melalui unsur gerak, ekspresi, irama atau ritme, busana, penari, dan tempat pentas yang saling berkaitan dalam satu kesatuan penyajian. Garap gerak terlihat pada pembentukan motif gerak melalui konsep solah yang menghasilkan ebrah atau kesan tertentu, sehingga mencerminkan karakter tokoh melalui kualitas tenaga, dinamika, dan sikap tubuh penari. Dengan demikian, garap gerak tidak hanya menjadi susunan gerak, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter dan makna tari.
Copyrights © 2026