Jurnal Komunikasi Nusantara
Vol 8 No 2 (2026)

Strategi Image Repair Badan Gizi Nasional dalam Kasus Keracunan Program Makanan Bergizi Gratis

Luluk Tazkia Kamila (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Dian Purworini (Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2026

Abstract

Komunikasi Krisis, Image Repair Theory, Badan Gizi Nasional (BGN), Makanan Bergizi Gratis (MBG), Analisis Isi Kuantitatif. This research aims to analyze the crisis communication strategies employed by the National Nutrition Agency (BGN) in managing a reputational crisis resulting from food poisoning incidents within the Free Nutritious Meal (MBG) program. Utilizing William Benoit's Image Repair Theory (IRT) framework, this study applies a quantitative content analysis method to 75 news articles from the Detik.com portal published between May and September 2025. Data analysis using descriptive statistics and chi-square tests reveals significant differences in the distribution of image restoration strategies. The findings indicate that the most dominant strategy used by BGN is Corrective Action (52%), focusing on SOP evaluations and the temporary suspension of problematic operational units. Other significant strategies identified include Evading Responsibility through the Defeasibility sub-category (18.7%) and Mortification, involving public apologies (9.3%). Overall, BGN prioritizes an operational-improvement-based approach and the evasion of direct responsibility while awaiting laboratory investigation results to restore public trust. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menangani krisis reputasi akibat kasus keracunan makanan pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Penelitian dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja Image Repair Theory (IRT) dari William Benoit. Sedangkan metode analisis yang digunakan yaitu analisis isi kuantitatif terhadap 75 artikel berita dari portal Detik.com selama periode Mei hingga September 2025. Hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji chi-square menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam distribusi penerapan strategi pemulihan citra. Temuan mengungkapkan bahwa strategi yang paling dominan digunakan oleh BGN adalah Corrective Action (tindakan korektif) sebesar 52%, yang berfokus pada evaluasi SOP dan penghentian sementara operasional unit yang bermasalah. Strategi lain yang signifikan adalah Evading Responsibility melalui sub-kategori Defeasibility (18,7%) dan strategi Mortification atau permintaan maaf secara terbuka (9,3%). Secara keseluruhan, BGN lebih mengutamakan pendekatan berbasis perbaikan operasional dan penghindaran tanggung jawab langsung sambil menunggu hasil investigasi laboratorium untuk memulihkan kepercayaan publik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkn

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Komunikasi Nusantara (JKN) merupakan jurnal ilmu komunikasi yang diterbitkan oleh Unitri Press Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Jurnal Komunikasi Nusantara menerima tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam bentuk naskah hasil penelitian atau kajian teori dan konsep.. Jurnal Komunikasi ...