Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian nasional, terutama dalam menyerap tenaga kerja dan mendorong inovasi, namun masih banyak pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, yang mengalami kendala dalam pengelolaan keuangan karena belum memiliki sistem pencatatan yang terstruktur. Hal ini juga terjadi pada Warung Nuansa Betawi – None Ika yang selama ini menjalankan usahanya tanpa pembukuan formal dan hanya mengandalkan ingatan serta perkiraan. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM), dilakukan penerapan sistem akuntansi sederhana berbasis Microsoft Excel sekaligus perbaikan pengelolaan persediaan dengan tahapan kegiatan berupa identifikasi masalah, penyusunan template, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pemilik usaha mampu beralih ke sistem pencatatan yang lebih rapi dan terintegrasi melalui delapan lembar kerja, yaitu Dashboard, Penjualan Harian, Pembelian, Pengelolaan Persediaan, Laba Rugi, Neraca, sehingga dapat menyusun laporan keuangan secara mandiri, memantau persediaan dengan lebih akurat, serta mendukung pengambilan keputusan usaha yang berbasis data.
Copyrights © 2026