ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kemiskinan dan pendapatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dari tahun 2019-2024. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil studi menunjukkan bahwa kemiskinan parsial tidak memengaruhi pertumbuhan ekonomi, sementara kekayaan secara signifikan memengaruhi pertumbuhan ekonomi; lebih lanjut, kemiskinan itu sendiri tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Meskipun demikian, secara bersamaan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh yang substansial terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan investasi dalam sektor strategis seperti manufaktur, teknologi, dan energi terbarukan untuk dapat membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara lebih merata. Kata kunci: Pengangguran, Pendapatan, Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi ABSTRACT This study seeks to examine the impact of poverty and income on economic growth in Indonesia from 2019- 2024. The employed methodology is quantitative descriptive, utilising secondary data sourced from the Central Statistics Agency (BPS) publication. The employed analytical method is multiple linear regression utilising SPSS software. The study's results demonstrate that partial poverty does not influence economic growth, while wealth significantly affects economic growth; furthermore, poverty itself has no impact on economic growth. Nonetheless, concurrently, the three variables exert a substantial influence on economic growth in Indonesia. These findings emphasize the importance of increasing investment in strategic sectors such as manufacturing, technology, and renewable energy in order to create new job opportunities and promote more equitable economic growth.Keywords: Unemployment, Income, Poverty, Economic Growth
Copyrights © 2026