Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) berbasis metode VRIO (Value, Rarity, Imitability, Organization) dalam meningkatkan penjualan UKM di Desa Cibeteung Muara Kampung Cigabel RT 02 RW 05, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus eksploratif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik UKM serta pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran UKM masih bersifat konvensional, mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, dengan pemanfaatan media digital, branding, dan promosi terpadu yang belum optimal. Analisis VRIO mengungkapkan bahwa UKM memiliki nilai produk yang tinggi dan keunikan lokal, namun masih lemah pada aspek imitability dan organization karena produk relatif mudah ditiru serta sistem pengelolaan usaha masih sederhana. Penerapan strategi IMC melalui pemanfaatan media sosial, promosi penjualan, pemasaran interaktif, hubungan masyarakat, dan penguatan word of mouth mampu meningkatkan jangkauan pasar, membangun kesadaran merek, serta memperkuat hubungan dengan pelanggan. Integrasi IMC dan analisis VRIO memberikan dasar bagi penyusunan strategi pemasaran yang lebih efektif dalam menciptakan keunggulan kompetitif. Dengan demikian, penerapan IMC berbasis VRIO berpotensi meningkatkan daya saing, memperluas pangsa pasar, dan mendorong peningkatan penjualan UKM secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026