Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026)

Promosi Kesehatan, Edukasi Cerdik dan Deteksi Dini sebagai Upaya Preventif Penyakit Tidak Menular di Wilayah Puskesmas Baitussalam Aceh Besar

Asri Jumadewi (Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Aceh)
Fahmi Ichwansyah (Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Aceh)
Putro Simeulu (Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Aceh)
Siti Hadijah (Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Aceh)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

ABSTRAK Penyakit tidak menular atau PTM sering ditemukan tanpa gejala, sehingga sulit diidentifikasi pada tahap awal. Diagnosa penyakit ini sering ditemukan pada stadium lanjut, yang dapat menyebabkan kecacatan atau bahkan kematian dan biasanya sudah masuk dalam tahap sulit disembuhkan, sehingga terkenal dengan penyakit the silent killer. Prevalensi PTM di dunia hampir 70% menyebabkan kematian dan terus meningkat, termasuk di Indonesia. Penyakit dengan rating paling tinggi diantaranya adalah penyakit cardio (jantung), stroke, kanker, diabetes mellitus, dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Tingginya risiko PTM masih menjadi masalah kesehatan di Puskesmas ini berdasarkan hasil survei pendahuluan menunjukkan adanya dua dari 10 penyakit yang terbanyak diantaranya hipertensi dan diabetes. Penyakit ini tidak dapat dicegah jika dihubungkan dengan faktor risiko genetik atau riwayat dari keluarga. Namun, PTM ini dapat dicegah melalui pengendalian faktor risiko yang dapat diubah melalui peningkatan perilaku sehat. Salah satunya program CERDIK yang dikenal dengan gerakan masyarakat rajin (Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress). Program CERDIK dapat mengatasi Triple Burden of Disease terhadap meningkatnyakejadian PTM. Solusi meningkatnya risiko PTM diharapkan dapat dikurangi secara preventif melalui gerakan sehat. Melalui skema PKW program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk promosi kesehatan PTM melalui edukasi program Cerdik dalam menurunkan risiko kejadian PTM di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam.  Sasaran mitra pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah masyarakat yang mendapat layanan kesehatan di Posbindu wilayah kerja Puskesmas Baitussalam, Aceh Besar. Metode PKM ini dilakukan dengan tahapan deteksi dini PTM, promosi kesehatan PTM melalui penyuluhan program Cerdik kepada masyarakat dan evaluasi kegiatan dengan pretest dan postest.  Kata Kunci: Deteksi PTM, Edukasi CERDIK, Promosi Kesehatan.  ABSTRACT Non-communicable diseases (NCDs) often appear asymptomatic, making them difficult to identify in their early stages. These diseases are often diagnosed at an advanced stage, which can lead to disability or even death. They are often difficult to treat, earning them the nickname "silent killer." The prevalence of NCDs globally accounts for nearly 70% of deaths and continues to rise, including in Indonesia. The most common diseases include cardiovascular disease (heart disease), stroke, cancer, diabetes mellitus, and chronic obstructive pulmonary disease (COPD). The high risk of NCDs remains a health problem at this community health center, with preliminary surveys showing two of the top 10 most common diseases, hypertension and diabetes. These diseases cannot be prevented if they are linked to genetic risk factors or family history. However, NCDs can be prevented by managing modifiable risk factors and improving healthy behaviors. One example is the CERDIK program, known as the "Diligent Community Movement" (regular health checks, Eliminate cigarette smoke, Regular physical activity, Healthy balanced diet, Adequate rest, and Stress management). The CERDIK program can address the Triple Burden of Disease, which aims to address the increasing incidence of NCDs. The solution to the increasing risk of non-communicable diseases (NCDs) is expected to be reduced preventively through healthy movements. Through the PKW scheme, this community service program aims to promote NCD health through education on the Cerdik program to reduce the risk of NCDs in the Baitussalam Community Health Center (Puskesmas) work area. The target partners for the community service implementation are residents who receive health services at the Integrated Health Post (Posbindu) within the Baitussalam Community Health Center work area, Aceh Besar. This PKM method is carried out through the stages of early NCD detection, NCD health promotion through Cerdik program counseling to the community, and activity evaluation with pre- and post-tests.  Keywords: PTM Detection, CERDIK Education, Health Promotion.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...