Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis respons pertumbuhan dan produksi tanaman sawi terhadap dosis pupuk hayati granular Petro Bio, konsentrasi pupuk cair Wokozim, dan interaksi kedua faktor. Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Benih Induk Kota Gadung, Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo, pada Maret sampai Mei 2026. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial 4 × 4 dengan 2 ulangan. Faktor pertama terdiri atas Petro Bio 0, 10, 20, dan 30 g/tanaman, sedangkan faktor kedua terdiri atas Wokozim 0, 1, 2, dan 3 mL L⁻¹. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar total dan bobot segar tajuk per tanaman sampel, serta bobot segar total dan bobot segar tajuk per petak. Petro Bio berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 28 dan 35 hari setelah tanam serta seluruh variabel produksi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun. Wokozim berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 35 hari setelah tanam serta seluruh variabel produksi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun. Interaksi kedua faktor tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel. Dosis 30 g/tanaman dan konsentrasi 3 mL L⁻¹ menghasilkan rataan tertinggi. Dosis 20 g/tanaman dan konsentrasi 2 mL L⁻¹ berada pada kelompok statistik yang sama dengan taraf tertinggi, sehingga layak diuji lebih lanjut sebagai taraf calon rekomendasi. Penetapan rekomendasi praktis masih memerlukan analisis ekonomi dan pengujian pada lokasi atau musim yang berbeda
Copyrights © 2026