Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya praktik perjokian serta mengkaji strategi perlindungan integritas akademik melalui upaya pencegahannya di perguruan tinggi Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional, buku, prosiding, peraturan perundang-undangan, serta dokumen resmi yang relevan dengan integritas akademik dan praktik contract cheating. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk meningkatkan kredibilitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perjokian dipengaruhi oleh tekanan akademik, lemahnya pengawasan, rendahnya pemahaman etika akademik, perkembangan teknologi digital, serta rasionalisasi perilaku menyimpang oleh mahasiswa. Strategi pencegahan yang efektif meliputi penguatan regulasi dan sanksi akademik, internalisasi budaya integritas melalui pendidikan karakter, pemanfaatan teknologi seperti sistem autentikasi identitas, Learning Management System dan perangkat pendeteksi plagiarisme, penerapan asesmen autentik, serta peningkatan pengawasan oleh dosen dan pimpinan perguruan tinggi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan model pencegahan yang mengintegrasikan aspek hukum, tata kelola perguruan tinggi, pendidikan karakter, dan teknologi sebagai pendekatan komprehensif dalam melindungi integritas akademik. Hasil penelitian diharapkan menjadi rujukan bagi perguruan tinggi dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pencegahan praktik perjokian secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026