Latar Belakang: Intraoperative Nausea and Vomiting atau disebut IONV merupakan efek samping yang sering dijumpai pada spinal anestesi saat operasi saesar dan mengganggu jalannya tindakan operasi, sehingga pengendalian yang efektif sangat penting. Ondansetron, sebagai antagonis reseptor serotonin 5-HT3, telah terbukti efektif dalam pencegahan IONV, namun belum ditemukan penelitian yang difokuskan untuk meneliti kapan waktu efektif untuk memberikan ondansetron pada saat spinal anestesi dalam rangka pencegahan IONV. Se-hingga, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kapan waktu yang efektif untuk memberikan ondansetron pada saat spinal anestesi tindakan saesar guna mencegah terjadinya IONV.Metode: Metode yang digunakan berupa pendekatan kuantitatif analitik. Sample dari penelitian ini, terdiri dari 44 pasien yang telah dibagi ke dalam dua kelompok, kelompok pertama diberikan ondansetron sebelum spinal anestesi dan kelompok kedua diberikan ondansetron sesudah spinal anestesi.Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ondansetron sebelum spinal anestesi secara signifikan lebih efektif dalam mencegah kejadian IONV pada menit ke-10 intraoperative operasi saesar.Kesimpulan: Temuan ini mendukung optimalisasi waktu pemberian ondan-setron dalam protokol pencegahan IONV, yang dapat meningkatkan kenyamanan pasien pada saat operasi saesar berlangsung.
Copyrights © 2025