ABSTRACT School-age children are vulnerable to infectious diseases, including diarrhea, which remains a health problem in Indonesia. Diarrhea is a condition characterized by loose or watery bowel movements, usually three or more times in 24 hours. The high incidence of diarrhea is closely linked to the low level of Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS). To determine the relationship between clean and healthy living behaviors (PHBS) and the incidence of diarrhea among school-age children at Subangjaya 2 Elementary School, Sukabumi City. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample consisted of 109 respondents, selected using a total sampling technique. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability, covering 13 PHBS items and diarrhea occurrences in the past three months. Data were analyzed bivariately using the Chi-Square test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the majority of respondents had good PHBS behaviors (57.8%) and did not experience diarrhea (59.6%). Despite this, 40.4% of students still experienced diarrhea. Statistical test results showed a significant relationship between PHBS and the incidence of diarrhea (p-value = 0.003). Students with poor PHBS practices were shown to have a higher risk of diarrhea compared to students who implemented PHBS effectively. There is a significant relationship between clean and healthy living behaviors (PHBS) and the incidence of diarrhea in school-aged children. Keywords: Clean and Healthy Living Behavior, Diarrhea, School-Aged Children. ABSTRAK Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit infeksi, salah satunya diare yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Diare merupakan kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, biasanya tiga kali atau lebih dalam 24 jam. Tingginya kejadian diare tidak terlepas dari rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Untuk mengetahui hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di SD Negeri Subangjaya 2 Kota Sukabumi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 109 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, meliputi 13 item PHBS dan kejadian diare dalam 3 bulan terakhir. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi ɑ = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku PHBS baik (57,8%) dan tidak mengalami diare (59,6%). Meskipun demikian, masih ditemukan 40,4% siswa yang mengalami diare. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara PHBS dengan kejadian diare (p-value = 0,003). Siswa dengan PHBS kurang, terbukti memiliki risiko lebih tinggi mengalami diare dibandingkan dengan siswa yang menerapkan PHBS dengan baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada anak usia sekolah. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Diare, Anak Usia Sekolah.
Copyrights © 2026