Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap konsumsi alkohol, sehingga diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai risiko jangka panjang termasuk sirosis hepatis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMK mengenai pengaruh konsumsi minuman beralkohol terhadap risiko sirosis hepatis. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan selama dua jam kepada 20 siswa SMK Negeri 2 Pontianak menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet. Pengetahuan dievaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori pengetahuan sedang (65%) dengan rata-rata nilai 56,0 ± 5,3. Setelah edukasi, seluruh peserta mencapai kategori pengetahuan baik dengan rata-rata nilai 80,6 ± 5,4. Perbandingan nilai pre-test dan post-test pada tabel menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang konsisten pada seluruh responden. Edukasi kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya konsumsi alkohol terhadap risiko sirosis hepatis. Program edukasi berbasis sekolah direkomendasikan sebagai upaya preventif untuk menurunkan potensi konsumsi alkohol pada remaja.
Copyrights © 2026