Leptospirosis merupakan infeksi zoonosis yang mulai meluas ke Maluku, namun belum terdokumentasi di Puskesmas Tawiri akibat rendahnya deteksi dini masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat pesisir terhadap risiko penularan tersebut. Metode pelaksanaan menggunakan intervensi edukasi berupa penyuluhan dan pembagian selebaran kepada dua puluh warga kelompok berisiko di Negeri Tawiri pada April dua ribu dua puluh enam. Hasil dan pembahasan menunjukkan adanya perubahan positif pada cara pandang masyarakat yang diindikasikan oleh partisipasi aktif peserta dalam diskusi serta kemampuan merumuskan rencana tindakan pencegahan mandiri. Warga mulai menyadari kerentanan lingkungan, mengenali gejala klinis awal, serta berkomitmen menggunakan alas kaki dan menjaga kebersihan selokan. Efektivitas media selebaran terbukti mempermudah literasi kesehatan komunitas. Kesimpulannya, edukasi kesehatan berbasis selebaran efektif membangun kewaspadaan dini dan perilaku protektif mandiri. Puskesmas disarankan mengintegrasikan program ini secara berkala, didukung gotong royong warga dalam memperbaiki sanitasi pemukiman.
Copyrights © 2026