Rendahnya capaian Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) serta belum optimalnya integrasi literasi, numerasi, adaptasi teknologi, dan pendidikan karakter yang kuat berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) menjadi tantangan di pendidikan dasar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan keempat aspek tersebut melalui pendampingan di SDN Pilang 1 dan SDN Sukabumi 7 Kota Probolinggo. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action yang meliputi analisis kebutuhan, pre-test, pendampingan program, monitoring dan evaluasi, serta post-test. Hasil menunjukkan peningkatan nilai literasi dan numerasi di kedua sekolah. Di SDN Pilang 1, nilai literasi meningkat sebesar 37,87%, sedangkan nilai numerasi meningkat sebesar 88,59%. Sementara itu, di SDN Sukabumi 7 nilai literasi meningkat sebesar 33,62%, sedangkan numerasi meningkat sebesar 66,05%. Selain peningkatan hasil AKM, pendampingan juga memperkuat implementasi berbagai kegiatan sekolah dalam bidang adaptasi teknologi, serta karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan budaya sekolah yang selaras dengan tujuan SDGs, khususnya Tujuan 4 yaitu Pendidikan Berkualitas.
Copyrights © 2026