Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada pelaporan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari artikel jurnal nasional yang relevan menggunakan teknik penelusuran sistematis dan diseleksi dengan kerangka Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan dan menganalisis temuan penelitian terkait faktor penghambat implementasi SAK EMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama meliputi rendahnya pemahaman standar akuntansi, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, serta minimnya sistem dan sarana pendukung pelaporan keuangan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola BUMDes dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kapasitas dan pendampingan akuntansi yang sesuai dengan karakteristik BUMDes.
Copyrights © 2026