Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak aktivitas tambak udang terhadap kondisi lingkungan dan pengembangan wisata Pantai Embang-Embangan, Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara semi-terstruktur terhadap tujuh narasumber yang terdiri atas tokoh masyarakat,warga lokal dan wisatawan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan tambak udang sejak 2017 memberikan dampak positif berupa terbukanya lapangan kerja, bantuan sosial, dan perbaikan infrastruktur jalan. Namun, di sisi lain, aktivitas tambak juga menimbulkan dampak negatif berupa bau tidak sedap, kekhawatiran pencemaran perairan akibat limbah pakan dan bahan kimia, gangguan terhadap aktivitas nelayan tradisional, serta ketidakterlaksanaan sebagian kesepakatan awal dengan masyarakat. Dampak-dampak tersebut turut menurunkan kenyamanan dan daya tarik kawasan, sehingga jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Embang-Embangan dinilai menurun dibandingkan sebelum adanya tambak. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu agar aktivitas ekonomi tambak udang dan pengembangan wisata dapat berjalan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026