Manajemen risiko dalam pengelolaan sarana dan prasarana memiliki peran penting dalam menjamin kelangsungan dan efektivitas proses pendidikan di lingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko terhadap sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Ar-Rahman Palembang, dengan fokus pada strategi identifikasi risiko, penilaian dampak, langkah-langkah mitigasi, serta sistem monitoring dan evaluasi yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus, melibatkan delapan informan yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren telah menerapkan berbagai langkah preventif seperti jadwal pemeliharaan rutin, sistem penanggung jawab fasilitas, mekanisme pelaporan kerusakan, dan evaluasi berkala. Namun, masih terdapat ruang pengembangan dalam sistem pencatatan terkomputerisasi, metode penilaian risiko yang objektif, integrasi upaya mitigasi, dan penguatan monitoring evaluasi. Kesimpulannya, Pondok Pesantren Ar-Rahman memiliki fondasi dan potensi besar untuk mengembangkan sistem manajemen risiko yang lebih optimal melalui penyusunan kebijakan formal, pelatihan berkelanjutan, dan implementasi sistem informasi berbasis teknologi.
Copyrights © 2026