Sektor consumer cyclicals merupakan industri yang kinerjanya sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat, sehingga rentan mengalami fluktuasi pertumbuhan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh current ratio, total asset turnover, dan inventory turnover terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 39 perusahaan dari total 163 perusahaan yang terdaftar di BEI. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27, meliputi uji asumsi klasik, uji parsial (t-test), uji simultan (F-test), serta uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa current ratio dan total asset turnover berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan inventory turnover berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, dengan kontribusi sebesar 6,1% terhadap variabel dependen. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi pengelolaan persediaan berperan lebih besar dalam mendorong pertumbuhan laba dibandingkan pengelolaan likuiditas maupun pemanfaatan aset secara keseluruhan.
Copyrights © 2026