Limbah sekam padi merupakan permasalahan lingkungan yang serius di daerah sentra produksi padi, termasuk di Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan limbah sekam padi menjadi arang briket melalui edukasi interaktif. Metode pelaksanaan terdiri dari: (1) observasi dan wawancara dengan pemerintah desa, tokoh petani, dan warga; (2) pengecekan lokasi limbah; (3) sosialisasi dan edukasi interaktif (ceramah, diskusi, tanya jawab); (4) penayangan video demonstrasi dan distribusi sampel briket; serta (5) evaluasi melalui angket skala Likert (1-5) yang diisi oleh 12 responden. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) belum pernah menggunakan arang briket sebelumnya, dan setelah kegiatan, tingkat pengetahuan responden mencapai 91,7%-100% pada aspek pengetahuan, sikap positif 91,7%-100%, serta minat pengembangan usaha 100%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat terhadap pengolahan limbah sekam padi menjadi arang briket sebagai energi alternatif dan peluang ekonomi baru. Model edukasi interaktif dengan pendekatan partisipatif terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah biomassa
Copyrights © 2026