Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons pertumbuhan dan produksi padi sawah varietas Ciherang dan Suluttan Unsrat 2 yang dibudidayakan menggunakan sistem tanam jajar legowo 3:1. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–Juni 2015 di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada lahan seluas 500 m². Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, jumlah gabah bernas per malai, dan bobot 1.000 butir. Data dianalisis menggunakan uji t pada taraf 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman antara varietas Suluttan Unsrat 2 dan Ciherang tidak berbeda nyata. Sebaliknya, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, jumlah gabah bernas per malai, dan bobot 1.000 butir menunjukkan perbedaan sangat nyata. Suluttan Unsrat 2 menghasilkan nilai lebih tinggi dibandingkan dengan Ciherang pada seluruh komponen hasil tersebut. Dengan demikian, varietas Suluttan Unsrat 2 lebih direkomendasikan untuk dibudidayakan dengan sistem tanam jajar legowo 3:1.
Copyrights © 2026