Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi

Fenomena Perilaku Trash-Talking Terhadap Remaja Surabaya: Analisis Kualitatif

Azzahra Laily Adindawati (UIN Sunan Ampel Surabaya)
Khodijah Khodijah (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2026

Abstract

Di Surabaya memiliki ciri khas budaya tertentu salah satunya dalam bentuk kosa kata atau Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya. Tidak semua kata yang diungkapkan mengandung makna baik. Trash talking merupakan pengucapan kata kotor yang dilakukan oleh seseorang. Perilaku ini termasuk perilaku negative karena mengandung umpatana, makian, kebencian akan suatu hal, kondisi, dan seseorang. Penelitian ini muncul untuk menemukan trash talking pada remaja di Surabaya. Dimana di Surabaya terkenal dengan Bahasa kasar yang menunjukan makna positif seperti persahabatan, penyemangat, dukungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mencari sumber data menggunakan metode wawancara virtual dengan 5 narasumber yang ditentukan dengan metode purposive sampling dengan syarat remaja yang tinggal di Surabaya lebih dari 3 tahun dan belum menikah. Hasil penelitan menunjukkan terdapat tiga kategori trash talking yaitu kecerdasan meliputi goblok. Hewan yang menjijikkan meliputi anjing,asu,babi,monyet, jangkrik. Umum meliputi jancok, anjay, bangsat. Beberapa hal yang menyebabkn mereka mengeluarkan kata-kata trash talking yaitu mendapati suasana hati yang buruk, kepuasana dalam mengekspresikanemosi negative dan menghadapi teman yang memiliki ketidaksadaran akan kesalahan yang dilakukan. Namun di Surabaya pengucapan trash talking seperti cok,jancok,anjay bisa diartikan positif sebagai bentuk candaan, dukungan dan imbuhan biasa pada saat mengobrol dengan teman satu frekuensi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku trash talking pada remaja Surabaya bersifat kontekstual dan bermakna ganda, yakni bermuatan negatif sebagai pelampiasan emosi sekaligus dapat bermakna positif sebagai penanda keakraban yang menjadi ciri khas budaya bertutur masyarakat Surabaya. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman sosio-kultural dalam menyikapi perilaku berbahasa remaja serta membuka peluang kajian lanjutan dengan pendekatan behavioristik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jist

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Indonesia Sosial Teknologi is a peer-reviewed academic journal and open access to social (Education, Economic, Law, Comunication, Management and Humaniora) and Technology . The journal is published monthly once by CV. Publikasi Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi provides a means for ...