Penerapan metode steganografi dan kriptografi pada media video menjadi salah satu pendekatan yang semakin relevan dalam upaya memperkuat perlindungan data di tengah meningkatnya ancaman terhadap keamanan informasi. Kombinasi algoritma Least Significant Bit (LSB) untuk penyembunyian pesan dan Advanced Encryption Standard (AES) untuk enkripsi memberikan mekanisme perlindungan berlapis, di mana pesan tidak hanya disisipkan secara tidak terlihat, tetapi juga diamankan melalui proses kriptografi yang kuat. Prosedur pengembangan sistem meliputi ekstraksi frame video, enkripsi pesan, penyisipan bit terenkripsi ke dalam frame menggunakan teknik LSB, hingga rekonstruksi ulang video hasil steganografi. Evaluasi kinerja dilakukan melalui pengukuran Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) untuk menilai sejauh mana kualitas video tetap terjaga setelah proses penyisipan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan LSB dan AES mampu menghasilkan media video yang secara visual tetap stabil dan tidak mengalami degradasi kualitas yang signifikan, bahkan setelah pesan rahasia disisipkan ke dalamnya. Dengan kemampuan mempertahankan kualitas visual dan sekaligus menjaga kerahasiaan data, pendekatan ini dinilai efektif serta berpotensi diterapkan pada berbagai kebutuhan pengamanan informasi modern yang menuntut kerahasiaan, integritas, dan ketahanan terhadap upaya pelanggaran.
Copyrights © 2026