Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk bertransformasi menuju digitalisasi proses bisnis, termasuk pada manajemen inventory. Permasalahan utama pada industri bahan kimia terletak pada pencatatan manual menggunakan Excel serta komunikasi antar divisi melalui WhatsApp dan email, yang sering menimbulkan kesalahan stok, keterlambatan distribusi, hingga risiko barang kadaluarsa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi inventory menggunakan metode Extreme Programming (XP) yang bersifat iteratif dan adaptif. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, perancangan dengan UML dan ERD, pengkodean menggunakan Laravel  dan MySQL, serta pengujian dengan metode User Acceptance Testing (UAT). Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sistem mampu mengelola alur kerja mulai dari input Sales Order, validasi manajer, pencatatan barang masuk dan keluar, hingga penjadwalan pengiriman. Pengujian UAT melibatkan Sales Assistant, Manager Lapangan, Tim Gudang, dan Tim Logistik, dengan hasil seluruh skenario diterima. Dengan demikian, aplikasi inventory yang dibangun tidak hanya meningkatkan akurasi data stok dan efisiensi pengelolaan pesanan, tetapi juga mendukung transparansi distribusi barang berbasis metode FEFO pada industri bahan kimia.
Copyrights © 2025