JURNAL TEKNIK
Vol. 15 No. 2 (2026): Juli - Desember 2026

PEMETAAN INDEKS BAHAYA LONGSOR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DENGAN METODE INDEKS STORIE

muhammad fadel syahrizal (Politeknik Negeri Samarinda)



Article Info

Publish Date
02 Aug 2026

Abstract

Ancaman tanah longsor di Indonesia, khususnya di wilayah berbukit seperti Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda pada ruas Jalan Al-Hasnie, menjadi isu penting yang memerlukan perhatian serius mitigasi serta perencanaan tata ruang. Metode yang digunakan mencakup pengumpulan data spasial sekunder berupa peta kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, dan tata guna lahan. Data kemudian diolah dengan perangkat lunak ArcGIS melalui tahapan klasifikasi parameter, memberikan skor tingkat kerentanan, mengklasifikasi ulang ke bentuk raster dengan rentang skor 1–5, serta overlay menggunakan fungsi intersect untuk menggabungkan seluruh informasi. Perhitungan indeks bahaya dilakukan menggunakan rumus Indeks Storie (L = A x B/10 x C/10 x D/10). Hasil penelitian berupa Peta Indeks Bahaya Longsor dengan lima kelas (Sangat Rendah hingga Sangat Tinggi) yang dapat menjadi acuan penting bagi pemerintah dan masyarakat dalam upaya identifikasi risiko serta strategi mitigasi.Kata kunci: Indeks Bahaya Longsor , Informasi Geografis (SIG), Metode Indeks Storie.

Copyrights © 2026