Abstrak Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat ancaman gempa bumi yang tinggi, sementara informasi mengenai kondisi kerentanan seismik bangunan rumah tinggal pada tingkat kawasan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menyusun profil awal kerentanan seismik rumah tinggal pada kawasan permukiman perkotaan terpilih di Singaraja, Bali menggunakan metode Rapid Visual Screening (RVS) FEMA P-154. Sebanyak 120 bangunan rumah tinggal dipilih dengan metode purposive sampling dan dievaluasi melalui skrining visual Level 1. Analisis dilakukan terhadap distribusi skor RVS, estimasi probabilitas keruntuhan, karakteristik bangunan, dan parameter visual yang berkontribusi terhadap kerentanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor akhir RVS berada pada rentang 0,60–1,20 dengan nilai rata-rata 1,13, yang menghasilkan estimasi probabilitas keruntuhan rata-rata sebesar 8%. Selain tipe bangunan, kondisi khusus pounding potential teridentifikasi sebagai karakteristik visual khusus yang paling dominan, ditemukan pada 65% bangunan yang diamati. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode RVS FEMA P-154 dapat dimanfaatkan sebagai instrumen awal untuk menyusun profil kerentanan seismik rumah tinggal dan mendukung prioritas evaluasi struktur serta strategi mitigasi risiko gempa pada kawasan permukiman perkotaan. Kata kunci: Rapid Visual Screening, FEMA P-154, kerentanan seismik, rumah tinggal, mitigasi gempa.
Copyrights © 2026