Permasalahan kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) masih menjadi isu strategis dalam sektor perbankan Indonesia karena dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan dan menurunkan kepercayaan publik. Tingginya rasio NPL dipengaruhi oleh berbagai faktor internal bank, seperti Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan efisiensi biaya operasional (BOPO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh LDR, CAR, dan BOPO terhadap NPL pada bank umum di Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan kriteria tertentu sehingga didapat 38 bank konvensional sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh positif terhadap Non-Performing Loan (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh terhadap Non-Performing Loan (NPL), Biaya Oprasional terhadap pendapatan oprasional (BOPO) berpengaruh positif terhadap Non-Performing Loan.
Copyrights © 2025