responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert, ditransformasi dari data ordinal ke interval menggunakan Method of Successive Interval (MSI), kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda berbantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social environment dan financial self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, sedangkan gaya hidup tidak terbukti berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap perilaku keuangan dengan kontribusi sebesar 67,1 persen, sementara sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan ini mengonfirmasi bahwa keyakinan diri finansial menjadi determinan yang paling dominan dalam membentuk perilaku keuangan yang bertanggung jawab pada Generasi Z, sehingga penguatan efikasi diri finansial perlu menjadi prioritas dalam strategi edukasi keuangan generasi muda, tanpa mengesampingkan peran lingkungan sosial sebagai faktor pendukung.
Copyrights © 2026