Titanium merupakan salah satu material logam yang memiliki kekuatan spesifik tinggi, ketahanan korosi yang sangat baik, serta mampu bekerja dalam kondisi ekstrem. Namun, karakteristiknya yang keras dan memiliki konduktivitas termal rendah menjadikannya sebagai material yang sulit untuk dikerjakan (hard-to-machine), terutama dalam proses pengeboran. Masalah umum yang sering terjadi adalah kualitas permukaan yang buruk dan pembentukan chip yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi parameter cutting terhadap hasil pengeboran pada material titanium menggunakan mesin CNC bubut. Parameter yang divariasikan meliputi spindle speed (500, 700, 900 rpm) dan feed rate (0,1; 0,2; 0,3 mm/rev). Fokus utama pengujian adalah tingkat kekasaran permukaan (Ra) dan morfologi chip yang dihasilkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi spindle speed 700 rpm dan feed rate 0,2 mm/rev menghasilkan kekasaran permukaan terendah sebesar 0,98 µm dan chip dengan bentuk kontinu yang mencerminkan proses pemotongan stabil. Feed rate yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi, terutama pada kecepatan spindle ekstrem, justru menghasilkan nilai Ra yang tinggi dan chip yang tidak stabil. Dengan demikian, pemilihan parameter pemotongan yang seimbang menjadi kunci untuk mencapai hasil pengeboran optimal pada material titanium. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis dalam optimalisasi proses machining material sulit dikerjakan (hard-to-machine) seperti titanium di industri manufaktur presisi.
Copyrights © 2026