Jurnal Pendidikan Bahasa
Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa

Dinamika Bahasa Dayak Bakati: Alih Kode dan Campur Kode di Desa Tubajur, Bengkayang

Mai Yuliastri Simarmata (Universitas PGRI Pontianak)
Rini Agustina (Universitas PGRI Pontianak)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2026

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan bentuk campur kode, 2) mendeskripsikan bentuk alih kode, dan 3) mengetahui faktor penyebab terjadinya campur kode serta alih kode dalam bahasa Dayak (Bakati) di Desa Tubajur, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk deskriptif, berlatar di Desa Tubajur, dengan sumber data dari tiga informan utama serta masyarakat desa. Teknik pengumpulan data meliputi teknik dokumenter, simak libat cakap, dan wawancara, dengan alat bantu berupa alat perekam, pedoman wawancara, dan kartu data. Keabsahan data diuji melalui triangulasi metode dan triangulasi sumber, sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif. Data yang diperoleh menunjukkan terdapat 24 data campur kode yang terdiri dari penyisipan kata bahasa Dayak Bakati (3 data), penyisipan kata bahasa Indonesia (4 data), penyisipan kata ulang bahasa Dayak Bakati (2 data), penyisipan kata tunggal bahasa Indonesia (1 data), penyisipan baster (1 data), dan penyisipan frasa (13 data). Sementara itu, ditemukan 21 data alih kode yang meliputi alih kode bahasa Dayak Bakati dengan bahasa Indonesia (9 data), alih kode bahasa Indonesia dengan bahasa Dayak Bakati (7 data), alih kode bahasa Dayak Bakati dengan bahasa Inggris (3 data), serta alih kode bahasa Dayak Bakati dengan bahasa gaul/slang (1 data). Kata kunci : Campur Kode dan Alih kode, Bahasa Dayak Bakati, Pendekatan Sosiolinguistik   Abstract This study aims to: 1) describe the forms of code-mixing, 2) describe the forms of code-switching, and 3) identify the factors causing code-mixing and code-switching in the Dayak (Bakati) language in Tubajur Village, Teriak District, Bengkayang Regency. This study used a descriptive qualitative method, set in Tubajur Village, with data sources from three key informants and the village community. Data collection techniques included documentary techniques, informal discussions, and interviews, with the aid of a recorder, interview guide, and data cards. Data validity was tested through method and source triangulation, while data analysis used an interactive model. The data obtained showed 24 code-mixing items consisting of Dayak Bakati word insertions (3 items), Indonesian word insertions (4 items), Dayak Bakati redundant word insertions (2 items), Indonesian single word insertions (1 item), baster insertions (1 item), and phrase insertions (13 items). Meanwhile, 21 code-switching data were found, including code-switching between Dayak Bakati and Indonesian (9 data), code-switching between Indonesian and Dayak Bakati (7 data), code-switching between Dayak Bakati and English (3 data), and code-switching between Dayak Bakati and slang (1 data).   Keywords: Code Mixing and Code-Switching, Dayak Bakati Language, Sociolinguistic Approach

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

bahasa

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ini memuat artikel tentang hasil penelitian dan kajian mengenai Pendidikan Bahasa atau serumpunnya yang terbit setiap Juni dan ...