Kontribusi pajak sangat krusial bagi pembangunan nasional, menjadikannya salah satu sumber pendapatan utama pemerintah. Guna menyederhanakan proses penagihan, digitalisasi diterapkan agar pelaporan, transaksi, serta pengawasan pajak berlangsung secara real-time, yang diharapkan mampu mendongkrak kepatuhan pelaku UMKM. Meski demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pajak UMKM di Surabaya masih tergolong rendah. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak kepatuhan pajak terhadap peningkatan penerimaan negara, dengan memposisikan teknologi Coretax sebagai variabel mediasi pada sektor UMKM di Surabaya. Melalui pendekatan kuantitatif dengan desain kausal, studi ini melibatkan pelaku UMKM di Kota Surabaya sebagai populasi. Dengan menerapkan rumus Slovin, diperoleh sampel representatif sebanyak 193 UMKM. Data dihimpun via kuesioner dan dibedah menggunakan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Temuan riset mengindikasikan bahwa kepatuhan pajak memicu dampak positif dan signifikan terhadap kenaikan pendapatan pajak maupun adopsi teknologi Coretax. Selain itu, teknologi Coretax terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penerimaan pajak, sekaligus sukses memediasi hubungan antara kepatuhan pajak dan kenaikan pendapatan negara pada sektor UMKM di Surabaya.
Copyrights © 2026