Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produk paving block di UD Mulia Genteng Beton dengan menggunakan pendekatan Six Sigma melalui tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC), serta metode 5W+1H sebagai usulan perbaikan. UD ini kerap menghadapi masalah produk cacat seperti sompel, retak, dan permukaan tidak rata, yang berdampak terhadap mutu produk secara keseluruhan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses produksi pada bulan Mei 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai Defects Per Million Opportunities (DPMO) adalah sebesar 20.603,88 dan nilai sigma rata-rata sebesar 3,54, yang masih tergolong standar kualitas industri nasional. Penyebab utama cacat dianalisis menggunakan metode fishbone diagram, yang menunjukkan bahwa faktor manusia, material, metode, mesin, dan lingkungan merupakan kontributor utama. Sebagai upaya perbaikan, metode 5W+1H digunakan untuk merancang tindakan korektif secara sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Six Sigma efektif dalam meminimalkan tingkat cacat dan dapat menjadi landasan strategi peningkatan kualitas produk di UD.
Copyrights © 2026