Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepatuhan regulasi perlindungan data pribadi, kualitas konsultasi dokter, dan pengalaman pengguna terhadap kepercayaan pasien telemedicine. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini berlandaskan pada teori kepercayaan online dan Technology Acceptance Model (TAM) yang menjelaskan bahwa kepercayaan pasien dalam layanan telemedicine dipengaruhi oleh faktor institusional, kualitas layanan klinis, dan pengalaman penggunaan platform. Sampel sebanyak 100 pengguna telemedicine di Surabaya diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria responden telah menggunakan layanan telemedicine minimal tiga kali dalam enam bulan terakhir. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan regulasi perlindungan data pribadi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pasien, kualitas konsultasi dokter berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pasien, pengalaman pengguna berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pasien, dan secara simultan ketiga variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan pasien. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa kualitas konsultasi dokter merupakan faktor paling dominan untuk meningkatkan kepercayaan pasien telemedicine.
Copyrights © 2026