Perubahan cuaca semakin dinamis menuntut tersedianya sistem monitoring yang akurat, real-time, dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan prototype sistem monitoring cuaca berbasis Internet of Things menggunakan mikrocontroler NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan aplikasi Telegram. Sistem dirancang untuk mengukur parameter suhu, kelembapan, kecepatan angin, dan curah hujan menggunakan sensor DHT11, anemometer, dan rain gauge tipe tipping bucket. Data sensor diproses melalui NodeMCU ESP8266, ditampilkan pada LCD I2C, dan dikirimkan secara real-time dengan Telegram Bot menggunakan koneksi Wi-Fi. Metode penelitian menggunakan pendekatan prototyping dengan pengujian komparatif terhadap alat ukur standar. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata error sensor suhu sebesar 1,66% dengan nilai akurasi 98,34%, sensor kelembapan sebesar 0,87% dengan nilai akurasi 99,13%, dan sensor kecepatan angin sebesar 3,44% dengan nilai akurasi 96,56%. Hasil pengujian menunjukkan sistem memiliki tingkat ketelitian yang baik dan berada dalam batas toleransi pengukuran. Sistem yang dikembangkan mampu melakukan monitoring cuaca secara lokal maupun jarak jauh sehingga layak digunakan sebagai prototype sistem monitoring cuaca berbasis IoT.
Copyrights © 2026