Tebu merupakan bahan baku utama pembuatan gula dan termasuk sembilan bahan pokok. Jawa Timur memiliki banyak wilayah kabupaten sebagai penghasil tebu, salah satunya di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Peningkatan luas lahan tebu wilayah Kecamatan Bantur tidak disertai dengan peningkatan produktivitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor produksi usahatani tebu, menganalisis tingkat efisiensi teknisnya, dan sumber inefisiensinya. Metode analisis yang digunakan adalah Fungsi Produksi Cobb-Douglas Stochastic Frontier. Jumlah responden sebanyak 40 petani tebu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 variabel yang berdampak signifikan pada produksi tebu yaitu variabel luas lahan, pupuk urea, pupuk phonska, pupuk ZA, herbisidan dan benih. Rata-rata tingkat efisiensi teknis usahatani tebu sebesar 0,687 dan 14 petani sudah mencapai efisiensi teknis. Faktor penyebab inefisiensi teknis usahatani tebu adalah variabel keaktifan petani.
Copyrights © 2026