Penelitian ini menganalisis kondisi isolasi motor blower AC tiga fasa berdaya 15 kW di lingkungan pembangkit listrik melalui pengukuran Insulation Resistance (IR) dan Polarization Index (PI) sesuai IEEE Std 43-2000. Motor AC merupakan komponen penting dalam sistem pembangkit sehingga keandalan isolasi stator sangat memengaruhi keselamatan dan kontinuitas operasi. Faktor temperatur, kelembapan, dan getaran dapat menurunkan kualitas isolasi, memicu arus bocor hingga kegagalan total. Untuk mencegah risiko tersebut, pengujian dilakukan menggunakan megohmmeter dengan tegangan uji 500 V DC, dan tahanan diukur tiap menit selama sepuluh menit pada fasa U-G, V-G, dan W-G. Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata IR 6,86 GΩ (U-G), 6,58 GΩ (V-G), dan 7,73 GΩ (W-G), seluruhnya jauh di atas standar minimum 1 GΩ untuk mesin <1 kV, menandakan isolasi stator tetap kering dan bersih. Nilai PI sebesar 3,1 berada pada kategori Good (2–4), menandakan motor aman dan layak dioperasikan. Namun, karena standar IEEE menggolongkan PI > 4 sebagai Excellent, pemeliharaan preventif seperti pembersihan rutin, pengendalian kelembapan, dan pengeringan dengan pemanas direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas isolasi dan menjaga keandalan jangka panjang.
Copyrights © 2026