- Perkembangan teknologi finansial telah mendorong meningkatnya penggunaan dompet digital sebagai salah satu sarana transaksi yang praktis, cepat, dan efisien. ShopeePay merupakan salah satu layanan dompet digital yang banyak digunakan oleh masyarakat, khususnya mahasiswa, karena kemudahan akses dan fitur transaksi yang beragam, termasuk penarikan saldo. Namun, penggunaan layanan digital juga menghadapi berbagai ancaman keamanan, seperti akses tidak sah, pencurian akun, phishing, dan penyalahgunaan kode OTP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamanan data pada proses penarikan saldo ShopeePay untuk mencegah akses tidak sah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Sistem Informasi FTIK angkatan 2023. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likter untuk mengukur persepsi responden terhadap keamanan data, penggunaan autentikasi, efektivitas OTP (One-Time Password), serta potensi risiko akses tidak sah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kepercayaan yang cukup baik terhadap sistem keamanan ShopeePay, terutama pada fitur PIN transaksi, autentikasi berlapis, dan OTP sebagai bentuk perlindungan akun. Meskipun demikian, masih terdapat kekhawatiran terkait ancaman phishing, kebocoran data pribadi, dan kurangnya kesadaran pengguna dalam menjaga kerahasiaan informasi akun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keamanan data pada ShopeePay tidak hanya bergantung pada teknologi yang diterapkan oleh penyedia layanan, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku pengguna dalam menerapkan keamanan digital. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi keamanan siber dan penguatan sistem autentikasi untuk meminimalkan risiko akses tidak sah.
Copyrights © 2026