Sapi potong merupakan salah satu sumber daya yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Sebagian besar bibit sapi potong yang dikelola oleh peternak di dapatkan dengan cara membeli sendiri dan sebagian lainnya mendapatkan hibah pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efisiensi reproduksi (calving interval, angka kebuntingan, dan jumlah kelahiran) ternak sapi potong peternak biasa dan peternak hibah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Bulan November Tahun 2023 dengan total sampel 40 ekor sapi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Total sampel peternak terdiri dari 10 orang penerima hibah dan 30 peternak biasa. Peubah yang diukur adalah karakteristik responden, calving interval (CI), jumlah kelahiran, angka kebuntingan dan efisiensi reproduksi. Data di tampilkan rata. Perbedaan nilai tengah dilakukan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik responden terdiri dari 67,5% berusia produktif dan 32,5% peternak berusia lebih dari 50 tahun, 45% pendidikan peternak adalah tamatan sekolah dasar. 67,5% peternak sudah beternak selama 2 sampai 5 tahun. Efisiensi reproduksi ternak pada peternak penerima hibah (22%) dan peternak rakyat (31,97%) berbeda nyata (p<0.05) dengan angka kebuntingan 87-90% dan calving interval 17,83 - 19,4 bulan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ternak yang dipelihara oleh peternak penerima hibah memiliki efisiensi yang lebih baik dari ternak yang dipelihara oleh peternakan biasa
Copyrights © 2026