Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi produk sebagai strategi dalam menghadapi persaingan pasar pada pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Subjek penelitian terdiri dari 15 pedagang kaki lima yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persaingan antar PKL terjadi pada aspek rasa, harga, variasi produk, dan lokasi usaha. Sebagian besar pedagang melakukan inovasi produk sebagai strategi untuk menarik pelanggan, seperti menambah variasi menu, mengikuti tren makanan dan minuman kekinian, serta meningkatkan kualitas dan penyajian produk. Namun, terdapat pula pedagang yang tidak melakukan inovasi untuk mempertahankan ciri khas produk sebagai bentuk diferensiasi. Sumber ide inovasi berasal dari konsumen, pengalaman pribadi, media sosial atau internet, serta pengamatan terhadap pedagang lain. Selain itu, faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan inovasi meliputi ketersediaan modal, ide kreatif, masukan konsumen, dan bahan baku yang terjangkau. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi produk merupakan strategi yang efektif dan adaptif dalam meningkatkan daya saing PKL di tengah persaingan pasar yang dinamis. Keberhasilan inovasi sangat bergantung pada kemampuan pelaku usaha dalam mengelola sumber daya dan merespons kebutuhan pasar secara tepat.
Copyrights © 2026