Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji dampak CSR, GCG, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan. Green Accounting dijadikan variabel moderasi, dengan landasan teori legitimasi, teori stakeholder, teori keagenan, dan tinjauan literatur akuntansi keberlanjutan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari laporan keberlanjutan dan laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor consumer non-cyclicals di BEI periode 2021-2023. Sampel melibatkan 30 perusahaan menggunakan metode purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis. Hasil dari temuan mengungkapkan CSR dan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan pada kinerja keuangan, sedangkan GCG berpengaruh negatif signifikan. Green Accounting memperlemah hubungan CSR, dan ukuran perusahaan, sebaliknya memperkuat hubungan GCG terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini perlihatkan peran strategis Green Accounting dalam dorong keberlanjutan bisnis, di mana keberhasilannya tergantung implementasi yang tepat.
Copyrights © 2026