Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh likuiditas, leverage, kepemilikan institusional, komite audit, dan ukuran dewan komisaris terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting pada bank umum syariah di Indonesia periode 2021-2024. Analisis mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang dipublikasikan melalui situs resmi masing-masing bank serta Otoritas Jasa Keuangan. Teknik pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 13 bank umum syariah selama 4 tahun periode penelitian sehingga mendapatkan 52 data observasi. Data observasi yang diolah dalam penelitian sebanyak 47 data. Analisis data memanfaatkan regresi linier berganda. Temuan menginformasikan bahwasanya likuiditas, leverage, komite audit, dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting. Sementara itu, kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting.
Copyrights © 2026