manajemen laba pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 34 perusahaan dengan total 170 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 29, yang didahului oleh uji statistik deskriptif dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tax planning, ukuran perusahaan, dan leverage secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,454 menunjukkan bahwa sebesar 45,4% variasi manajemen laba dapat dijelaskan oleh tax planning, ukuran perusahaan, dan leverage, sedangkan sisanya sebesar 54,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa strategi perencanaan pajak, karakteristik perusahaan, dan struktur pendanaan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam menilai kualitas laba perusahaan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor, manajemen, dan regulator dalam meningkatkan transparansi serta kualitas pelaporan keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026