Penelitian ini menganalisis pengaruh BI Rate, inflasi, dan nilai tukar USD/IDR terhadap profitabilitas (ROA) perusahaan sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan metode regresi linear berganda dengan sampel 58 perusahaan (290 observasi) dan perangkat lunak Jamovi. Hasil uji parsial menunjukkan: (1) BI Rate tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA (β=0,470; p=0,693); (2) inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap ROA (β=1,741; p=0,031); (3) nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA (β=0,001; p=0,739). Secara simultan, inflasi berpengaruh signifikan terhadap ROA melalui uji ANOVA (F=4,695; p=0,031), sementara BI Rate dan nilai tukar tidak signifikan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 2,14% mengindikasikan bahwa variabel makroekonomi memiliki daya jelaskan sangat terbatas terhadap profitabilitas sektor transportasi, dan faktor spesifik perusahaan jauh lebih dominan.
Copyrights © 2026