Ketuban pecah dini atau premature rupture of membranes (PROM) didefinisikan sebagai ketuban pecah spontan sebelum usia kehamilan 37 minggu dan sebelum proses persalinan. Ketuban pecah dini dapat menimbulkan berbagai komplikasi baik pada ibu maupun pada janin. Penyebab ketuban pecah dini belum diketahui secara pasti. Berdasarkan data studi pendahuluan di RSUD Brigjend H. Hasan Basry yang didapatkan pada tiga tahun terkahir terlihat adanya peningkatan jumlah kasus ketuban pecah dini setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Brigjend H. Hasan Basry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian non-eksperimental survey analitik dengan pendekatan study cross sectional. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa pengaruh usia terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value sebesar 0,045. Terdapat pengaruh paritas terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value sebesar 0,014. Terdapat pengaruh pekerjaan terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value sebesar 0,023. Terdapat pengaruh riwayat kehamilan terdahulu terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value 0,037. Terdapat pengaruh status gizi terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value sebesar 0,036. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usia, paritas, pekerjaan, riwayat ketuban pecah dini, dan status gizi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Brigjend H. Hasan Basry.
Copyrights © 2025