JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025

STUDI DIFUSI OBAT SECARA IN VITRO PADA BERBAGAI SEDIAAN FARMASI TRANSDERMAL

Nurhayati Nurhayati (Unknown)
Syarifah Yanti Astrina (Unknown)
Silmi Kaffah (Unknown)
Syarifah Asyura (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2025

Abstract

Pengembangan sistem penghantaran obat melalui rute transdermal terus menunjukkan peningkatan signifikan seiring kemampuannya dalam menyediakan pelepasan obat yang lebih terkontrol, meningkatkan kepatuhan terapi, serta meminimalkan efek metabolisme lintas pertama di hati. Meskipun demikian, keberagaman desain formulasi dan variasi metode evaluasi menyebabkan hasil uji difusi in vitro antarpenelitian sulit dibandingkan secara setara. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan berbagai pendekatan sistem transdermal berdasarkan parameter difusi in vitro guna mengidentifikasi determinan utama yang memengaruhi permeasi obat melalui kulit. Penelitian disusun dalam bentuk narrative literature review terhadap publikasi periode 2020–2025 yang diakses melalui Scopus, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, DOAJ, dan Google Scholar. Artikel yang diikutsertakan merupakan studi yang melaporkan parameter fluks, koefisien permeabilitas, lag time, serta pelepasan kumulatif menggunakan metode Franz diffusion cell. Sebanyak 22 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif-komparatif dengan mempertimbangkan jenis sediaan, komposisi formulasi, metode pengujian, dan karakteristik membran. Hasil telaah menunjukkan bahwa sistem vesikular dan nanoformulasi seperti etosom, transfersom, nanoemulgel, nanopartikel, dan solid lipid nanoparticle cenderung menghasilkan peningkatan fluks dan penurunan lag time yang lebih nyata dibandingkan sistem patch matriks konvensional, yang berkaitan dengan ukuran partikel yang lebih kecil dan fleksibilitas struktur pembawanya. Teknologi microneedle menunjukkan laju difusi paling cepat, meskipun implementasinya masih dibatasi oleh aspek biaya dan kompleksitas manufaktur. Secara keseluruhan, performa difusi dipengaruhi oleh berbagai faktor formulasi dan metodologis, sehingga diperlukan harmonisasi metode uji, studi komparatif langsung, serta verifikasi in vivo dan uji stabilitas untuk memperkuat relevansi klinis dan aplikabilitas industrinya. Kata Kunci: Sistem transdermal, difusi in vitro, permeasi kulit, nanoformulasi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jhtm

Publisher

Subject

Computer Science & IT Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is ...