Masalah yang sering terjadi terhadap penggunaan akses internet adalah terjadinya kebocoran data atau terganggunya akses jaringan, karena kurangnya kesadaran dari teknisi jaringan terhadap sistem keamanan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamanan jaringan Wireless LAN di Kantor Kementerian Agama Provinsi Papua dengan menggunakan metode Penetration Testing. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi celah keamanan melalui dua jenis serangan, yaitu Man In the Middle Attack dan Bypassing MAC Authentication. Pengujian dilakukan dengan memanfaatkan sistem operasi Kali Linux dalam lingkungan virtualisasi menggunakan Oracle VirtualBox. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan Man In the Middle berhasil dilakukan dengan memblokir akses internet perangkat target tanpa terdeteksi, sedangkan serangan Bypassing MAC Authentication tidak berhasil namun menghasilkan kondisi abnormal pada jaringan. Penelitian ini memberikan evaluasi terhadap sistem keamanan jaringan yang ada dan menyarankan penerapan mitigasi seperti penggunaan WPA2- Enterprise dengan 802.1X, static ARP binding, DHCP snooping, client isolation, serta implementasi sistem IDS/IPS untuk meningkatkan keamanan jaringan secara menyeluruh.
Copyrights © 2026