Profitabilitas PT Bank Muamalat Indonesia Tbk selama periode 2013–2025 menunjukkan kecenderungan menurun meskipun total aset perusahaan mengalami pertumbuhan. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan aset belum sepenuhnya diikuti oleh kemampuan bank dalam menghasilkan laba secara optimal, sehingga perlu dianalisis faktor-faktor internal yang memengaruhi Return on Assets (ROA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap ROA PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan periode 2013–2025. Data dianalisis menggunakan EViews 12 melalui statistik deskriptif, uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller, regresi dengan komponen autoregresif AR(1), dan standar error Huber-White-Hinkley HC1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan NPF, FDR, dan CAR memiliki arah pengaruh negatif, tetapi tidak signifikan terhadap ROA. Sementara itu, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dengan koefisien sebesar -0,094846. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai adjusted R-squared sebesar 0,955664 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 95,57 persen variasi ROA. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi operasional merupakan faktor utama yang memengaruhi profitabilitas Bank Muamalat selama periode penelitian.
Copyrights © 2026