Penelitian ini membahas tentang kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Cineam melalui pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Kajian penelitian difokuskan pada tingkat efisiensi, efektivitas, keadilan, dan daya tanggap BPD dalam menjalankan pemerintahan desa. Permasalahan yang dihadapi Badan Permusyawaratan Desa meliputi keterbatasan waktu dam kurangnya komitmen diantara anggota, keterbatasan anggaran desa, serta presepsi masyarakat terhadap pemerataan program dan bantuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen yang melibatkan anggota BPD, aparat desa, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Permusyawaratan Desa telah mengimplementasikan fungsi dan kewenangannya sesuai regulasi yang berlaku, namun kinerjanya belum sepenuhnya optimal. Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan pengembangan kapasitas dan peran kelembagaan Badan Permusyawaratan Desa secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Copyrights © 2026