Perkembangan e-commerce yang pesat menuntut sistem pengataran paket yang cepat dan efisien, dan tepat waktu. Namun, pemilihan rute pengiriman yang masih dilakukan secara manual kerap menimbulkan pemborosan waktu, biaya, serta bahan bakar. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi penentuan rute terpendek dalam sistem pengataran paket dengan menerapakan algoritma Ant Colony Optimization (ACO) pada studi kasus JT Express Pidie Jaya. Aplikasi dikembangkan berbasis Android menggunakan Flutter, Firebase sebagai basis data real-time, serta integrasi Mapbox dan Google Maps untuk menampilkan peta dan navigasi rute. Pengujian dilakukan menggunakan dataset gabungan yang berasal dari dua sumber utama, yaitu Google Maps dan data real pengiriman dari JT Express Pidie Jaya. Dataset tersebut terdiri atas 25 alamat dari Google Maps yang mewakili titik uji coba JT Express Lhokseumawe, dan 25 alamat JT Express Pidie Jaya yang mencerminkan rute pengiriman aktual di lapangan. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keakurasi sebesar 98,99% untuk data alamat dari Google Maps dan 98,97% untuk data alamat dari Jt Express Pidie Jaya. Secara keseluruhan, validasi terhadap hasil perhitungan manual mencapau 98,77%, sedangkan pengujian fungsionalitas sistem menggunakan metode blackbox memperoleh presentasi keberhasilan sebesar 96,65%. Analisis hasil memperhatikan bahwa algoritma Ant Colony Optimization (ACO) mampu menghasilkan rute optimal yang konsisten dengan hasil perhitungan manual, serta dapat meningkatkan efisiensi pengiriman paket.
Copyrights © 2026