Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu bentuk perlindungan sosial pemerintah melalui skema bantuan sosial bersyarat (Conditional Cash Transfer) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin dan rentan. Meskipun telah diimplementasikan secara luas, efektivitas PKH dalam memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga masih menunjukkan hasil yang beragam pada berbagai penelitian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Program Keluarga Harapan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Desa Pone sebanyak 127 keluarga. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% sehingga diperoleh 100 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Keluarga Harapan tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,211 (>0,05) dengan koefisien regresi sebesar -0,153, sehingga hipotesis penelitian ditolak. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,016) menunjukkan bahwa Program Keluarga Harapan hanya mampu menjelaskan 1,6% variasi ketahanan ekonomi rumah tangga, sedangkan 98,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa PKH lebih berperan dalam menjaga pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga dibandingkan meningkatkan ketahanan ekonomi secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan integrasi antara program bantuan sosial dengan program pemberdayaan ekonomi agar tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara lebih optimal.
Copyrights © 2026