Penelitian ini mengkaji praktik penerapan halal lifestyle dalam pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa Muslim Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat informan mahasiswa Muslim yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap tiga kesimpulan utama: (1) mahasiswa telah memiliki pemahaman dasar yang baik tentang halal lifestyle dalam keuangan pribadi, mencakup kesadaran terhadap larangan riba, israf, dan prinsip hifdzul-maal; (2) praktik keuangan mahasiswa mencerminkan prinsip halal melalui mendahulukan kebutuhan atas keinginan dan menghindari pemborosan, meskipun penggunaan lembaga keuangan syariah masih bersifat situasional; dan (3) konsistensi antara pemahaman dan praktik halal lifestyle berada pada tingkat yang relatif baik namun belum menyeluruh perubahan paling nyata terlihat pada kehati-hatian bertransaksi dan disiplin pengeluaran, sementara aspek struktural seperti penggunaan perbankan syariah secara konsisten belum terwujud sepenuhnya. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap literasi keuangan berbasis syariah di kalangan mahasiswa Muslim dan menekankan pentingnya penguatan edukasi keuangan Islam di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026