Peserta didik autis sering mengalami hambatan dalam mengikuti pembelajaran keterampilan tata boga, terutama karena keterbatasan dalam komunikasi, interaksi sosial, dan kemampuan motorik. Di sekolah inklusi, tantangan ini menuntut guru untuk menemukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan mereka. Salah satu alternatif media pembelajaran yang potensial adalah teknologi Virtual Reality (VR), yang mampu menyajikan pengalaman belajar yang interaktif, realistis, dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan tata boga pada peserta didik autis melalui penerapan media Virtual Reality dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dari tindakan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik dalam memahami serta mempraktikkan langkah-langkah kerja keterampilan tata boga. Dengan demikian, penggunaan media Virtual Reality terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran praktik Keterampilan yang lebih menyenangkan, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik autis di sekolah inklusi.
Copyrights © 2025